Suku empat 1997, masa-masa terakhirku di bangku sekolah rendah diluangkan dengan meminta kenalan menconteng alamat, nombor untuk berhubung serta pesan untukku. Ada satu pesan yang kuingat sampai kini. Dari seorang pekebun sekolah yang rapat denganku, pesannya berupa…
[Ibrahim : 7]